I am sad at the moment BUKAN I am being sad… Saya sedang sedih saat ini He was in the kitchen when the phone rang BUKAN He was being in the kitchen… Dia sedang ada di dapur ketika tele
Trang 1Should
Grammar
Should merupakan bentuk kedua dari "shall" Should merupakan salah satu Modals dalam Bahasa Inggris Should artinya adalah "seharusnya" Should biasanya digunakan untuk memberikan saran atau nasihat Untuk lebih jelasnya, silahkan ikuti
Gunakanlah 'should' untuk memberikan saran atau nasihat
You should speak to him about it
You should see a doctor
You should ask a lawyer
Gunakan juga 'should' untuk memberikan pendapat atau rekomendasi
We should invest more in China
They should do something about this terrible train service
He should resign
'Should' itu digunakan untuk mengekspresikan pendapat pribadi dan sering didahului
dengan 'I think'
I think they should replace him
I don't think they should keep the contract
Do you think I should tell her?
Kita memakai 'should' setelah 'reporting verbs' seperti demand, insist, propose, recommend, dan suggest
He demanded that we should pay for the repair
She insisted that she should pay for the meal
I have proposed that he should take charge of the organization
The committee recommends that Jane should be appointed
We have suggested that Michael should be given a reward for his hard work
Namun, kita juga bisa menghilangkan kata "should" dan menggunakan infinitive tanpa
"to" (Subjunctive)
He demanded that we pay for the repair
Trang 2She insisted that she pay for the meal
I have proposed that he take charge of the organization
The committee recommends that Jane be appointed
We have suggested that Michael be given a reward for his hard work
Kita memakai 'should' setelah Adjectives Kata sifat yang sering diikutinya adalah funny, interesting, natural, odd, strange, surprised, surprising, typical
It's funny that you should say that I was thinking exactly the same thing It's interesting that they should offer him the job Not an obvious choice It's natural that you should be anxious Nobody likes speaking in public Isn't it odd that he should be going to the same tiny hotel? What a coincidence
It's strange that you should think so Nobody else does
Kita memakai 'should' dalam 'if clauses' ketika kita percaya bahwa kemungkinan yang kita buat itu kecil untuk terjadinya
If you should happen to see him before I do, can you tell him that I want to speak to him urgently?
If there should be a problem, just give me a call and I'll sort it out
If anyone should ask where I am, say I'm in a meeting
Kita memakai 'should' untuk mengekspresikan kalau kita betul-betul setuju
They're paying you compensation? I should think so
"Should" juga digunakan untuk mengekspresikan kesenangan ketika kita menerima hadiah
What a fantastic present You really shouldn't have
"Should" juga digunakan untuk menekankan emosi yang tidak nampak
You should have seen the look on her face when she found out that she had got the promotion
Trang 3Be and Being
Perbedaan Kata
Kata Kerja ‘to be‘ disebut juga Stative Verb Kata Kerja tersebut jarang digunakan
dalam bentuk kata kerja continuous (progressive) seperti, Present Continuous, Past Continuous, Future Continuous, dll
I am sad at the moment (BUKAN I am being sad…)
(Saya sedang sedih saat ini)
He was in the kitchen when the phone rang (BUKAN He was being in the
kitchen…)
(Dia sedang ada di dapur ketika teleponnya berbunyi)
I will be in Semarang this time next week (BUKAN I will be being in
Semarang…)
(Saya akan sedang ada di Semarang pada jam segini minggu depan)
Namun, beberapa kata kerja statif dapat juga digunakan dalam bentuk kata kerja
Continuous ketika mengandung makna tertentu Be adalah salah satu dari kata kerja
tersebut
Kalimat berikut ini tidak salah karena be digunakan untuk menggambarkan sebuah
aktivitas
The children are being very naughty (= They are doing naughty things)
(Anak-anak sedang melakukan hal-hal yang nakal)
He was being careless (= He was doing something carelessly)
(Dia sedang melakukan sesuatu yang sangat ceroboh)
Bandingkan contoh berikut ini, dimana be digunakan tidak untuk menggambarkan
sebuah aaktivitas:
I hope you are well (BUKAN I hope you are being well)
(Saya harap kamu segera baikan)
He was very happy when his friends arrived (BUKAN He was being very
happy …)
(Dia sangat senang saat teman-temannya tiba)
Trang 4Penggunaan lainnya dari kata being adalah dalam bentuk kata kerja Pasif Kita
biasanya memakainya dengan kata kerja bentuk ketiga Bentuknya seperti di bawah ini:
Present progressive (am/are/is being + past participle)
The shop is closed because it is being renovated
(Toko itu tutup karena sedang direnovasi)
Past progressive (was/were being + past participle)
I knew that he was being dishonest
(Saya tahu bahwa ia sedang berbohong)
Passive -ing forms (being + past participle)
They look forward to being invited
(Mereka berharap diundang)
be + infinitive
Rencana Yang Matang: Fungsi bentuk seperti ini adalah untuk menjelaskan suatu
rencana yang sudah disusun terlebih dahulu, terutama untuk menjelaskan suatu rencana yang bersifat resmi
The President is to visit Nigeria next month
(Presiden akan mengunjungi Nigeria bulan depan)
Nasib: Fungsi ini juga untuk menjelaskan sesuatu yang mungkin terjadi di masa yang
Trang 5Pra-syarat: Di dalam Kalimat Pengandaian (Conditional), ketika klausa utama
mengekspresikan sesuatu yang harus terjadi dulu jika sesuatu yang lainnya itu terjadi
We must hurry if we are to get there by lunchtime
(Kita harus buru-buru jika kita mau tiba disana saat makan siang)
Perintah: bentuk ini juga untuk memberikan perintah
You can go to the party, but you are not to be back late
(Kamu bisa pergi ke pesta itu, namun kamu tidak boleh pulang terlambat)
Be + passive infinitive: Bentuk ini sering digunakan dalam bentuk Pemberitahuan
dan Instruksi
This cover is not to be removed
(Penutupnya tidak boleh dibuka)
The medicine is to be taken three times a day
(Obatnya harus diminum 3 kali sehari)
Trang 6Preferences
Grammar
Preference adalah suatu bentuk pernyataan yang menyatakan perasaan lebih suka dari yang lainnnya Dalam Bahasa Indonesia, ungkapan ini tidak begitu sulit, dimana
kita cukup mengucapkan "Lebih Suka dari", namun dalam Bahasa Inggris, ada
beberapa bentuk yang dapat digunakan untuk menyatakan pernyataan di atas,
diantaranya adalah:
1 Prefer
Rumus:
Prefer + to infinitive
Prefer + nouns + to + nouns
Prefer + V-ing + to + V-ing
Contoh:
They prefer to stay home (Dia lebih suka tinggal di rumah)
My mother prefers lemon to orange juice (Ibu saya lebih suka jus lemon daripada jus jeruk)
She prefers swimming to dancing
2 Would rather
Rumus:
Would rather + bare infinitives (kata kerja tanpa to)
Would rather + bare infinitives + than + bare infinitives
Would rather + bare infinitives + nouns + than + bare infinitives + nouns Contoh:
I would rather study now (Saya lebih baik belajar sekarang)
She would rather stay home than go shopping (Dia lebih baik tinggal di rumah saja daripada berbelanja)
You'd rather speak English than French
Trang 73 Would prefer to
Rumus:
Would prefer + to infinitives + rather than + bare infinitives
Would prefer + to infinitives + nouns + rather than + bare infinitives + nouns Contoh:
They would prefer to sing rather than dance (Mereka lebih baik bernyanyi saja daripada menari)
You'd prefer to play ball rather than take a sleep (Kamu lebih baik bermain bola daripada tidur)
Had better + bare infinitives
Had better + not + bare infinitives (bentuk negative)
Contoh:
You had better study hard (Kamu lebih baik belajar yang giat)
You had better not work on Sundays (Kamu lebih baik tidak usah bekerja pada hari Minggu)
Trang 8Elliptical Construction
Grammar
Elliptical atau Elipsis adalah penghilangan kata atau sejumlah kata dari suatu
kalimat yang bertujuan agar kalimat menjadi lebih pendek dan lebih baik
susunannya
Susunan Elipsis sering digunakan banyak orang baik dalam percakapan maupun dalam bentuk tulisan Semua ini ditujukan untuk menyingkat kalimat dan memperindah susunan kalimat namun tidak merubah makna dan arti sama sekali Bayangkan kalau kita membaca sebuah buku dan buku itu berisi kalimat-kalimat yang tidak perlu Tentu kita akan bosan membacanya Oleh karena itu, maka Susunan Elipsis ini
penting untuk dipelajari
1 POSITIVE ELLIPTIC
Apabila dalam sebuah kalimat positif kita mendapati predikat yang sama, maka kita
sebaiknya menggunakan kata "too" atau "so" yang artinya "juga":
Perhatikan cara menggabungkan beberapa kalimat di bawah ini agar menjadi lebih singkat dan tersusun rapi, namun tidak merubah arti sama sekali
He is busy I am busy
(= He is busy and I am too)
(= He is busy and so am I)
Mary is beautiful You are beautiful
(= Mary is beautiful and you are too)
(= Mary is beautiful and so are you)
My brother can swim well You can swim well
(= My brother can swim well and you can too)
(= My brother can swim well and so can you)
Alex buys a new car Henry buys a news car
(= Alex buys a new car and Henry does too)
(= Alex buys a new car and so does Henry)
Trang 9Jack went to Bali yesterday William went to Bali yesterday
(= Jack went to Bali yesterday and William did too)
(= Jack went to Bali yesterday and so did William)
2 NEGATIVE ELLIPTIC
Apabila dalam sebuah kalimat negatif kita mendapati predikat yang sama, maka kita
sebaiknya menggunakan kata "either" atau "neither" yang artinya "juga tidak":
Ed doesn't like mango George doesn't like mango
(= Ed doesn't like mango and George doesn't either)
(= Ed doesn't like mango and neither does George )
My father won't come there I won't come there
(= My father won't come there and I won't either)
(= My father won't come there and neither will I)
She never comes here He never comes here
(= She never comes here and he doesn't either)
(= She never comes here and neither does he)
Trang 103 CONTRARY ELLIPTIC
Untuk susunan yang berlawanan, kita dapat menggunakan kata "but" yang artinya
"tetapi":
Stephanie is clever Her sister isn't clever
(= Stephanie is clever but her sister isn't)
She does not have a pen I have a pen
(= She doesnot have a pen but I do)
BEBERAPA TEMPAT TERJADINYA SUSUNAN ELIPSIS
1 Menghilangkan Subjek dan atau Auxiliary/Modal
Mr Hunt ate a piece of bread for breakfast and (he) drank a cup of coffee (= kata "he" sebaiknya dihilangkan karena tidak perlu pengulangan subjek)
My servant has swept the floor, (my servant has) washed the dishes, and (my servant has) cooked our lunch (= "my servant has" selalu berulang-ulang Oleh karena itu, sebaiknya dihilangkan)
To save the time, you should clean the house and Mary (should) cook the meal
2 Menghilangkan Predikat
I work at school and my wife (works) at a bank
Jack will visit the church, while Ahmad (will visit) the mosque
3 Menghilangkan Objek Langsung
Why do you open (the door) and (you) close the door?
Trang 11Already, Yet and Still
Dalam Present Perfect, kita sering menyatakan bahwa kegunaannya adalah untuk membicarakan tentang kejadian yang berlangsung pada masa lampau dan terjadi pada waktu tertentu di masa itu dan pada saat bicara kejadian tersebut masih berlangsung Perhatikan contoh berikut ini:
I’ve visited my parents three times this week
(Saya sudah mengunjungi orang tua saya 3 kali minggu ini)
She’s smoked a packet of cigarettes already today
(Dia sudah menghisap3 bungkus rokok hari ini)
Nah, ketika kita membicarakan tentang “waktu yang belum selesai” ini, kita sering
menggunakan ” already”dan ” yet“, yang semuanya dapat digunakan untuk
menggambarkan kejadian yang sedang berlangsung atau kita mengharapkannya akan terjadi di masa sekarang
“Already” dipakai untuk mengatakan bahwa sesuatu itu ada antara sekarang atau
masa lampau, bukan di masa yang akan datang Kata tersebut menyatakan ekspresi terkejut, misalnya karena sesuatu itu berlangsung lebih cepat dari yang diharapkan
“When’s Sally going to come?” “She’s already here.”
(Kapan Sally akan datang?- Dia sudah ada disini)
“You must go to Scotland.” “I’ve already been
(Anda harus pergi ke Skotlandia.- Saya sudah berada disana)
” Have you already finished? That was quick!
(Sudah siap? – Cepat sekali!)
“Not yet” digunakan untuk mengatakan bahwa sesuatu yang diharapkan itu akan
terjadi di masa datang, bukan sekarang atau di masa lalu
“Is Sally here?” “Not yet.”
(Apakah Sally ada disini? – Belum)
The postman hasn’t come yet
(Tukang pos belum datang)
Di dalam pertanyaan, kita memakai ” yet” untuk bertanya apakah sesuatu yang kita
harapkan itu sudah terjadi atau belum
Trang 12Is supper ready yet?
(Apakah makan malam sudah siap?)
Has the postman come yet?”
(Apakah tukang posnya sudah datang?)
“Already” dan “yet” dapat juga digunakan untuk membicarakan tentang masa lalu,
dan dalam British English, kita memakai Past Perfect Tense untuk menyatakannya:
I wanted to know if he had already left
(Saya ingin tahu apakah dia sudah berangkat atau belum)
They hadn’t even got up yet
(Mereka belum bangun)
Kata “still” memiliki arti dan penggunaan yang sama dengan already dan yet
She’s still asleep
(Dia masih tidur)
Is it still raining?
(Apakah masih hujan diluar?)
I’ve been thinking for hours, but I still can’t decide
(Saya sudah memikirkannya berulang kali, namun saya masih belum bisa memutuskan)
Kata “still” tersebut digunakan dengan Present Simple dan tenses-tenses
Continuous Sama dengan already dan yet, kata still dapat juga digunakan dengan
arti Past Dalam hal ini, Past Simple, Continuous atau Perfect bisa juga digunakan:
When we arrived they were still at the dinner table
(Ketika kami tiba mereka masih di meja makan)
When we arrived they were still having dinner
(Ketika kami tiba mereka sedang makan malam)
When we arrived they still hadn’t finished dinner
(Ketika kami tiba mereka masih belum selesai makan malam)
Can and May
Trang 13Dalam percakapan sehari-hari, sebuah permintaan ijin biasanya dijawab dengan can, cannot, atau can’t, daripada menggunakan may atau may not, walaupun
pertanyaannya memakai may
Contoh Dialog:
“May I come to your house tonight?”
(Apakah saya boleh datang ke rumahmu malam ini?”)
“No, you can’t.” ATAU “Yes, you can go.”
Be and Being
Kata Kerja ‘to be‘ disebut juga Stative Verb Kata Kerja tersebut jarang digunakan
dalam bentuk kata kerja continuous (progressive) seperti, Present Continuous, Past Continuous, Future Continuous, dll
I am sad at the moment (BUKAN I am being sad…)
(Saya sedang sedih saat ini)
He was in the kitchen when the phone rang (BUKAN He was being in the
kitchen…)
(Dia sedang ada di dapur ketika teleponnya berbunyi)
I will be in Semarang this time next week (BUKAN I will be being in
Semarang…)
(Saya akan sedang ada di Semarang pada jam segini minggu depan)
Namun, beberapa kata kerja statif dapat juga digunakan dalam bentuk kata kerja
Continuous ketika mengandung makna tertentu Be adalah salah satu dari kata kerja
tersebut
Kalimat berikut ini tidak salah karena be digunakan untuk menggambarkan sebuah
aktivitas
The children are being very naughty (= They are doing naughty things)
(Anak-anak sedang melakukan hal-hal yang nakal)
He was being careless (= He was doing something carelessly)
(Dia sedang melakukan sesuatu yang sangat ceroboh)
Trang 14Bandingkan contoh berikut ini, dimana be digunakan tidak untuk menggambarkan
sebuah aaktivitas:
I hope you are well (BUKAN I hope you are being well)
(Saya harap kamu segera baikan)
He was very happy when his friends arrived (BUKAN He was being very
happy …)
(Dia sangat senang saat teman-temannya tiba)
Penggunaan lainnya dari kata being adalah dalam bentuk kata kerja Pasif Kita
biasanya memakainya dengan kata kerja bentuk ketiga Bentuknya seperti di bawah ini:
Present progressive (am/are/is being + past participle)
The shop is closed because it is being renovated
(Toko itu tutup karena sedang direnovasi)
Past progressive (was/were being + past participle)
I knew that he was being dishonest
(Saya tahu bahwa ia sedang berbohong)
Passive -ing forms (being + past participle)
They look forward to being invited
(Mereka berharap diundang)
be + infinitive
Rencana Yang Matang: Fungsi bentuk seperti ini adalah untuk menjelaskan suatu
rencana yang sudah disusun terlebih dahulu, terutama untuk menjelaskan suatu rencana yang bersifat resmi
The President is to visit Nigeria next month
(Presiden akan mengunjungi Nigeria bulan depan)
Nasib: Fungsi ini juga untuk menjelaskan sesuatu yang mungkin terjadi di masa yang
akan datang
I thought we were saying goodbye for ever But we were to meet again, many
years later
Trang 15(Saya pikir kita akan berpisah selamanya Namun kita akan berjumpa lagi, beberapa tahun kemudian)
Pra-syarat: Di dalam Kalimat Pengandaian (Conditional), ketika klausa utama
mengekspresikan sesuatu yang harus terjadi dulu jika sesuatu yang lainnya itu terjadi
We must hurry if we are to get there by lunchtime
(Kita harus buru-buru jika kita mau tiba disana saat makan siang)
Perintah: bentuk ini juga untuk memberikan perintah
You can go to the party, but you are not to be back late
(Kamu bisa pergi ke pesta itu, namun kamu tidak boleh pulang terlambat)
Be + passive infinitive: Bentuk ini sering digunakan dalam bentuk Pemberitahuan
dan Instruksi
This cover is not to be removed
(Penutupnya tidak boleh dibuka)
The medicine is to be taken three times a day
(Obatnya harus diminum 3 kali sehari)
Could Have
Grammar
Could merupakan salah satu Modals dalam Grammar Bahasa Inggris Banyak sekali fungsi dan kegunaan kata ini Apabila kata ini ditambahkan dengan kata lainnya, tentu akan mempunyai fungsi yang berbeda Ikuti petunjuk di bawah ini untuk penjelasan yang lebih lengkap
Gunakan 'could have' untuk membicarakan sesuatu yang sebenarnya mampu
dikerjakan oleh seseorang, namun sayang tidak dilakukannya
1 I could have gone to Oxford University but I preferred Harvard
2 She could have married him but she didn't want to
3 They could have bought a house here 20 years ago but chose not to
Trang 16Frase ini juga sering digunakan sebagai bentuk kritik
1 You could have phoned me to let me know
2 They could have helped me instead of just sitting there
3 I could have done more to help you Sorry
Kita bisa memakai 'couldn't have' untuk menjelaskan suatu pekerjaan yang tidak sanggup untuk dikerjakan
1 I couldn't have managed without you
2 I couldn't have got the job He was always going to appoint his nephew
3 I couldn't have enjoyed myself more Thank you for a lovely day
Kita bisa menggunakan 'could have' untuk berspekulasi (Bisa juga memakai 'may have' atau 'might have' dalam situasi seperti ini.)
1 She could have taken the earlier train
2 Simon could have told her
3 They could have overheard what we said
Kita memakai 'can have' untuk berspekulasi tentang apa yang telah terjadi tetapi hanya dalam kalimat pertanyaan dan negatif Ungkapan seperti ini biasanya
dilengkapi dengan kata 'hardly', 'never' dan 'only'
1 Can she have forgotten about our meeting?
2 He can't have seen us
3 They can hardly have thought that I was not interested in the job
Kita juga memakai 'could have' untuk berspekulasi tentang sesuatu yang tidak terjadi di masa lampau
1 You could have broken your neck, jumping out the window like that
2 He could have hurt somebody, throwing a bottle out of the window like that
3 I could have done well in my exam if I'd worked harder
Kita memakai 'could have' untuk menjelaskan keadaan sekarang yang tidak terjadi
1 I could have been earning a lot as an accountant but the work was just too boring
Trang 172 He could have been Prime Minister now but he got involved in a big financial scandal
3 They could have been the market leaders now if they had taken his advice
However, Though, Even though and
Although
Perbedaan Kata
However, (even) though dan although mempunyai arti yang sama, yaitu "Walaupun/Namun"
Walaupun sama namun fungsinya berbeda, yaitu:
Although, Even though &Though
Ketiga kata ini diletakkan di depan kalimat atau klausa yang memiliki kata kerja
Although/Even though/though everyone played well, we lost the game ATAU
We lost the game although/even though/though everyone played well
(Kami kalah walaupun semua pemain bermain dengan baik)
Though banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari atau percakapan tidak resmi dan letakknya di akhir kalimat Namun although dan even though tidak dapat diletakkan di akhir kalimat
Everyone played well We still lost the game, though
(Semua pemain bermain dengan baik, namun, kami kalah dalam pertandingan itu) Although dan though dapat diletakkan sebelum kata adjectives, adverbs, atau adverbial phrase
His first acting role, though/although small, was a great success
(Penampilannya yang perdana, walaupun kecil, namun itu sebuah kesuksesan yang luar biasa)
However
However digunakan untuk situasi yang lebih formal/resmi However diikuti dengan koma dan dapat diletakkan di awal atau di akhir kalimat
Trang 18Everyone played well however, we still lost the game ATAU
Everyone played well We still lost the game, however
Yaitu kata ganti orang, baik orang pertama, orang kedua maupun orang ketiga
Personal Pronouns berfungsi sebagai:
a Nominative Subjective, yaitu menjadi subjek kalimat I, we, you, they, he, she, it
Trang 19I study English
You are my new secretary
b Objective, yaitu menjadi objek kalimat Me, us, you, them, him, her, it
She brings me a cup of coffee
I make you a kite
2 Demonstrative Pronouns (Kata Ganti Penunjuk)
This, that, those, these
This is your book
Those are my pencils
Catatan:
Keempat kata di atas juga dapat dijumpai dalam Demonstrative Adjectives
Perbedaan penggunaannya hanya pada penggunaan kata benda (nouns) setelah
keempat kata di atas untuk Demonstrative Adjectives
This book is yours (this = adjectives) This is your book (this = pronouns) These are your pencils (these = pronouns)
3 Possessive Pronouns
Yaitu kata ganti yang menunjukkan kepemilikan Mine, yours, theirs, ours, his, hers
This house is mine (mine = Possessive Pronouns)
This is my house (my=Possessive Adjectives)
4 Relative Pronouns
Trang 20Yaitu kata yang menggantikan kata yang telah disebutkan sebelumnya
Kata-kata yang dipakai adalah:
Semua kata-kata di atas (who, whom, whose, which, that, dan of which) dalam
bahasa Indonesia artinya ‘Yang”
Contoh:
The man who cuts my hair is my uncle (Laki-laki yang memangkas rambut saya adalah paman saya)
I am waiting for the man whom you are talking about
She borrows the novel of which cover is purple
Pembahasan lebih lanjut mengenai topic ini akan dibahas pada topic Adjective Clause
5 Interrogative Pronouns
Yaitu kata Tanya yang digunakan untuk mengawali suatu pertanyaan
Kata yang dipakai adalah who, what, whom, dan which