1. Trang chủ
  2. » Giáo Dục - Đào Tạo

Shell DOS kho tài liệu training

26 25 0

Đang tải... (xem toàn văn)

Tài liệu hạn chế xem trước, để xem đầy đủ mời bạn chọn Tải xuống

THÔNG TIN TÀI LIỆU

Thông tin cơ bản

Định dạng
Số trang 26
Dung lượng 229,3 KB

Các công cụ chuyển đổi và chỉnh sửa cho tài liệu này

Nội dung

1.2 PROGRAM INTERNAL Program internal disimpan bersama-sama dalam satu file, dengan nama file command.com, program ini siap digunakan kapan saja dalam operasi DOS, karena sudah diletak

Trang 1

E-BOOK SERIES 01

SHELL DOS

Untuk memulai operasi masukanlah disket yang telah berisi system DOS pada drive A atau bila menggunakan harddisk yang telah di- format system DOS maka tidak lagi memerlukan disket Nyalakan komputer, dan biarkan komputer menyelesaikan proses booting

Kenapa e-Book ini ada?

Shell DOS adalah suatu sistem operasi dasar yang menggunakan

command line (baris perintah) dalam pengoperasiannya DOS

adalah singkatan dari Disk Operating System, suatu kumpulan program yang berfungsi sebagai pengelola sumber daya komputer Shell DOS menjadi sangat penting jika suatu saat sistem operasi Windows pada komputer menjadi tidak berfungsi sehingga perlu

untuk mem-partisi ulang harddisk atau menginstal suatu sistem operasi baru pada harddisk, atau pada akhirnya Anda menemukan

suatu Worm yang tidak bisa dibersihkan jika Anda masih berada pada sistem operasi Windows Lagipula perintah DOS tetap bisa Anda eksekusi pada sistem operasi Windows

Trang 2

1.1 KARAKTER-KARAKTER KHUSUS

Dalam pengoperasian komputer terdapat karakter-karakter khusus

(wildcards) yang dapat memudahkan kita dalam mengoperasikan

perintah-perintah DOS

Karakter asterik ( * ) digunakan oleh system sebagai pengganti

satu kata sembarang dari spesifikasi nama

Karakter question sign atau tanda tanya ( ? ) digunakan

sebagai pengganti satu huruf sembarang dari spesifikasi nama

A:\>DIR *.COM

Volume in drive A is MSDOS 7.1

Volume Serial Number is 1BEB-401A

Directory of A:\

COMMAND COM 93,890 04-23-99 10:22p COMMAND.COM DISKCOPY COM 21,975 04-23-99 10:22p DISKCOPY.COM CHOICE COM 5,239 04-23-99 10:22p CHOICE.COM

EDIT COM 69,902 04-23-99 10:22p EDIT.COM

FORMAT COM 49,575 04-23-99 10:22p FORMAT.COM

MODE COM 29,271 04-23-99 10:22p MODE.COM

MORE COM 10,471 04-23-99 10:22p MORE.COM

SYS COM 18,967 04-23-99 10:22p SYS.COM

Trang 3

1.1.3 KARAKTER ^C

Karakter Ctrl+C atau karakter Break digunakan untuk

menghentikan jalannya suatu program yang sedang berlangsung

Karakter Ctrl+Z digunakan untuk menandai berakhirnya suatu file

1.2 PROGRAM INTERNAL

Program internal disimpan bersama-sama dalam satu file, dengan

nama file command.com, program ini siap digunakan kapan saja

dalam operasi DOS, karena sudah diletakkan ke dalam memory sewaktu proses booting, diantaranya:

Perintah ini digunakan untuk melihat direktori aktif atau mengubah direktori aktif

Volume in drive A is MSDOS 7.1

Volume Serial Number is 1BEB-401A

Directory of A:\

MODE COM 29,271 04-23-99 10:22p MODE.COM

MORE COM 10,471 04-23-99 10:22p MORE.COM

2 file(s) 39,742 bytes

0 dir(s) 70,144 bytes free

A:\>

Trang 4

Ketik CD tanpa parameter untuk melihat drive dan direktori

aktif

Contoh, untuk berpindah dari direktori root A ke direktori

BOOT, dapat menggunakan perintah berikut ini:

Perintah copy digunakan untuk meng-copy atau membuat

salinan satu atau lebih file ke suatu lokasi yang lain Bentuk umumnya adalah:

COPY [/A | /B] source [/A | /B] [+ source [/A | /B] [+ .]] [destination [/A | /B]] [/V] [/Y | /-Y]

· source : menentukan file yang akan di-copy

· /A : menandakan sebagai file ASCII

· /B : menandakan sebagai file biner

· destination : menentukan direktori atau nama untuk

file salinan

· /V : verifikasi file, apakah tersalin dengan

benar

· /Y : meng-overwrite file tujuan tanpa

konfirmasi terlebih dahulu

· /-Y : konfirmasi apabila file tujuan sudah ada

dan akan di overwrite

A:\>

A:\>CD BOOT

A:\ BOOT>

Trang 5

Contoh, untuk meng-copy file LABEL.EXE dari drive A pada disket, dan disalin ke drive C pada harddisk dapat

menggunakan perintah sebagai berikut

COPY A:\LABEL.EXE C:\

Pada gambar diatas menunjukkan bahwa proses copy berhasil

yaitu berupa file LABEL.EXE

Contoh lainnya:

A:\>COPY A:\*.INI \BOOT

Digunakan untuk meng-copy semua file berekstensi *.ini dari drive A ke direktori BOOT pada drive yang sama

A:\>COPY ??G*.* C:\

Digunakan untuk meng-copy semua file yang huruf ketiganya

G pada drive A ke drive C

1.2.4 DATE

Digunakan untuk mengubah tanggal pada system BIOS (Basic

Input Output System) Format pengisiannya adalah mm-dd-yy atau bulan, tanggal, tahun

Current date is Fri 12-10-2004

Enter new date (mm-dd-yy):

A:\>

Trang 6

Tampilan sebelum di hapus

Tampilan setelah dilakukan perintah DEL *.INI

A:\>CD BOOT

A:\BOOT>DIR

Volume in drive A is MSDOS710

Volume Serial Number is 0B30-1CF9

Directory of A:\BOOT

<DIR> 08-15-05 1:31p

<DIR> 08-15-05 1:31p

EDIT INI 192 12-28-00 12:49p EDIT.INI

SCANDISK INI 7,329 05-05-99 10:22p SCANDISK.INI

2 file(s) 7,521 bytes

2 dir(s) 344,064 bytes free

A:\BOOT>

Trang 7

· /P : berhenti untuk setiap halaman penuh

pada layar monitor

· /W : menampilkan daftar file secara melebar

(wide)

· /A : menampilkan daftar file dengan suatu

atribut tertentu, atribut-atribut tersebut adalah:

D : Directories (direktori)

H : Hidden files (file tersembunyi)

S : System files (file system)

R : Read only files (file akses baca

saja)

A : Archive (file untuk pengarsipan)

- : Awalan yang berarti tidak/bukan

· /O : menampilkan daftar file secara terurut:

N : berdasarkan nama file secara alphabet

A:\BOOT>DEL *.INI

A:\BOOT>DIR

Volume in drive A is MSDOS710

Volume Serial Number is 0B30-1CF9

Trang 8

E : berdasarkan ekstensi secara alphabet

G : mengurutkan dengan kumpulan direktori terlebih dahulu

A : berdasarkan tanggal akses terakhir

S : berdasarkan ukuran file

D : berdasarakan tanggal file

- : Awalan yang berarti tidak/bukan

· /S : menampilkan file pada direktori

tertentu beserta sub-direktori didalamnya

· /B : menampilkan file dan direktori dengan

format minimum tanpa menggunakan

informasi header dan summary

· /L : menggunakan lowercase (huruf kecil)

· /V : menggunakan mode verbose (rinci)

· /4 : menampilkan tahun dengan 4 digit

Contoh, untuk menampilkan file-file berekstensi COM dalam direktori root A maka digunakan perintah:

A:\>DIR A: *.COM

Trang 9

1.2.7 MD / MKDIR (MAKE DIRECTORY)

Perintah ini digunakan untuk membuat suatu direktori Bentuk umumnya adalah:

Volume in drive A is MSDOS710

Volume Serial Number is 0B30-1CF9

Directory of A:\

FORMAT COM 49,655 05-05-99 10:22p FORMAT.COM

COMMAND COM 94,292 05-05-03 10:22p COMMAND.COM

SYS COM 19,159 05-05-99 10:22p SYS.COM

DOSKEY COM 4,647 10-22-03 9:10a DOSKEY.COM

MODE COM 29,271 05-05-99 10:22p MODE.COM

DOSLFN COM 14,819 04-05-04 5:48p DOSLFN.COM

CHOICE COM 5,335 05-05-99 10:22p CHOICE.COM

DISKCOMP COM 10,636 07-30-03 1:14p DISKCOMP.COM

DISKCOPY COM 21,975 05-05-99 10:22p DISKCOPY.COM

EDIT COM 72,174 05-05-99 10:22p EDIT.COM

MORE COM 10,599 05-05-99 10:22p MORE.COM

TREE COM 6,614 12-14-03 2:11p TREE.COM

12 file(s) 339,176 bytes

0 dir(s) 351,744 bytes free

A:\>

Trang 10

1.2.8 PROMPT

Perintah ini digunakan untuk mengubah prompt pada DOS

Bentuk umumnya adalah:

PROMPT [text] [code]

· teks : menentukan teks yang akan dijadikan

DOS prompt dengan menggantikan nama drive aktif

· code : menambahkan karakter spesial, antara

$P : menampilkan drive dan path aktif

$V : menampilkan versi MS-DOS

$N : menampilkan drive aktif

$G : menampilkan karakter “>“

$L : menampilkan karakter “<“

$P : menampilkan karakter pipe “|”

$H : menghapus karakter sebelumnya

$E : kode escape (kode ASCII 27)

$_ : pindah baris

Contoh penggunaan prompt:

A:\>PROMPT DARMAL $P$G

A:\>DIR /AD

Volume in drive A is MSDOS 7.1

Volume Serial Number is 1B06-223C

Directory of A:\

DATA <DIR> 12-10-04 7:10p DATA

MSDOS71 <DIR> 12-10-04 7:10p MSDOS71

0 file(s) 0 bytes

2 dir(s) 94,720 bytes free

A:\>

Trang 11

1.2.9 RD / RMDIR (REMOVE DIRECTORY)

Perintah RD digunakan utuk menghapus direktori Agar proses penghapusan berjalan dengan sukses, maka yang perlu diperhatikan adalah; direktori aktif tidak boleh berada pada direktori atau sub-direktori yang akan dihapus dan direktori yang akan dihapus harus kosong, tidak berisi file atau sub-direktori apapun Bentuk umumnya adalah:

All files in directory will be deleted

Are you sure (Y/N)?Y

Trang 12

Contoh, untuk mengubah nama file dari LABEL.EXE menjadi TITLE.EXE, dapat menggunakan perintah berikut ini:

A:\>REN LABEL.EXE TITLE.EXE

Setelah di-rename maka akan menghasilkan sebagai berikut:

1.2.11 TIME

Digunakan untuk mengubah system waktu pada system BIOS

Format pengisiannya adalah hh:mm:ss atau jam, menit, detik

A:\>DIR *.EXE /W

Volume in drive A is MSDOS710

Volume Serial Number is 0B30-1CF9

Directory of A:\

EMM386.EXE SHSUCDX.EXE FDISK.EXE KILLER.EXE SMARTDRV.EXE MEM.EXE CHKDSK.EXE DELTREE.EXE FIND.EXE MOVE.EXE SCANDISK.EXE ATTRIB.EXE

Volume in drive A is MSDOS710

Volume Serial Number is 0B30-1CF9

Directory of A:\

EMM386.EXE SHSUCDX.EXE FDISK.EXE KILLER.EXE SMARTDRV.EXE MEM.EXE CHKDSK.EXE DELTREE.EXE FIND.EXE LABEL.EXE MOVE.EXE SCANDISK.EXE

ATTRIB.EXE CTMOUSE.EXE

14 file(s) 536,812 bytes

0 dir(s) 351,232 bytes free

A:\>REN LABEL.EXE TITLE.EXE

A:\>

Trang 13

1.2.12 TYPE

Berfungsi untuk menampilkan isi file dalam format text

Bentuk umumnya adalah:

Type [drive:][path] filename

Contoh, untuk menampilkan isi pada file MSDOS.SYS dapat menggunakan perintah berikut ini:

;MS-DOS 7.10 System Configuration File

;(C)Copyright Microsoft Corp 1981-1999

Trang 14

· + : memasang atribut pada suatu file

· - : menghilangkan atribut pada suatu file

· R : jenis atribut Read only, menandakan

hak akses diatur pada hak baca saja tanpa bisa melakukan suatu perubahan pada isi file

· A : jenis atribut Archieve, menandakan

suatu file sebagai file pengarsipan

· S : jenis atribut System, menandakan suatu

file sebagai file system

A:\>VER

MS-DOS 7.1 [Version 7.10.1999]

A:\>VOL

Volume in drive A is MSDOS 7.1

Volume Serial Number is 1BEB-401A

A:\>

Trang 15

· H : jenis atribut Hidden, menandakan suatu

file sebagai file tersembunyi

· /S : memproses seluruh file pada path yang

telah ditentukan beserta sub-direktori didalamnya

Contoh, untuk membuat seluruh file pada drive A menjadi Hidden (tersembunyi) dan Read only (hak baca saja)

A:\>ATTRIB+H+R A:\*.*

Perintah ini digunakan untuk memeriksa suatu disk, dan kemudian melaporkan hasil pemeriksaan tersebut Bentuk umumnya adalah:

CHKDSK [path][filespec] [/C] [/F] [/V]

· /C : tidak mengkonfirmasikan sebelum

memperbaiki error (kesalahan)

· /F : memperbaiki setiap error yang

Trang 16

1.3.3 DELTREE

Perintah ini digunakan untuk menghapus suatu direktori beserta seluruh file dan sub-direktori didalamnya Bentuk umumnya adalah:

DELTREE [/Y] [drive:]path [[drive:]path[ ]]

· /Y : setiap konfirmasi penghapusan akan

dijawab dengan yes (ya), sehingga

konfirmasi tidak akan ditampilkan pada layar monitor

Contoh, untuk menghapus direktori DATA dan seluruh isinya dapat menggunakan perintah berikut ini:

A:\>DELTREE DATA

C:\>CHKDSK

CHKDSK has NOT checked this drive for errors

You must use SCANDISK to detect and fix errors on this drive

Volume Serial Number is 2A2E-0FF5

13,369,040 kilobytes total disk space

4,272,240 kilobytes free

8,192 bytes in each allocation unit

1,671,130 total allocation units on disk

534,030 available allocation units on disk

655,360 total bytes memory

615,168 bytes free

Instead of using CHKDSK, try using SCANDISK SCANDISK can reliably detect and fix a much wider range of disk problems

C:\>

Trang 17

1.3.4 DISKCOPY

Perintah ini digunakan untuk membuat salinan dari suatu disket sumber ke disket lain yang memiliki tipe atau jenis yang sama Bentuk umumnya adalah:

DISKCOPY [drive1: [drive2:]] [/1] [/V] [/M]

· /1 : menyalin hanya pada sisi pertama pada

disket

· /V : melakukan verifikasi pada disket tujuan

Contoh, untuk meng-copy dari drive sumber A ke A, dapat

menggunakan perintah berikut ini:

A:\>DISKCOPY A: A:

Perintah ini digunakan untuk memanajemen partisi pada

harddisk, seperti membuat atau menghapus partisi dan drive

logis, atau menentukan partisi aktif Bentuk umumnya adalah: FDISK /STATUS /MBR /X

· /STATUS : menampilkan informasi partisi pada

Apabila harddisk pada komputer lebih besar dari 512 MB

maka Anda akan menemukan konfirmasi berikut ini:

A:\>DELTREE DATA

Delete directory "DATA" and all its subdirectories? [yn] y

Deleting DATA

A:\>

Trang 18

Berikut menu utama pada FDISK:

· Choice 1 : menampilkan menu lain yang berguna

untuk membuat partisi baru pada

harddisk

· Choice 2 : digunakan untuk menentukan partisi

aktif

Microsoft MS-DOS 7.1 Fixed Disk Setup Program (C)Copyright Microsoft Corp 1983 – 1999

FDISK Options Current fixed disk drive: 1

Choose one of the following:

1 Create DOS partition or Logical DOS Drive

2 Set active partition

3 Delete partition or Logical DOS Drive

4 Display partition information

Enter choice: [1]

Press ESC to exit FDISK

Your computer has a disk larger than 512 MB This version of MS-DOS includes improved support for large disks, resulting in more efficient use

of disk space on large drives, and allowing disks over 2 GB to be formatted as a single drive

IMPORTANT: If you enable large disk support and create any new drives

on this disk, you will not be able to access the new drive(s) using other operating systems, including some versions of Windows 95 and Windows

NT, as well as earlier versions of Windows and MS-DOS In addition, disk utilities that were not designed explicitly for the FAT32 file system will not be able to work with this disk If you need to access this disk with other operating systems or older disk utilities, do not enable large drive support

Do you wish to enable large disk support (Y/N)……….? [Y]

Trang 19

· Choice 3 : menampilkan menu lain yang berguna

untuk menghapus partisi pada harddisk

· Choice 4 : digunakan untuk menampilkan

informasi partisi pada harddisk

1.3.6 FIND

Perintah ini digunakan untuk melakukan suatu pencarian

terhadap string (teks) pada satu atau beberapa file Bentuk

umumnya adalah:

FIND [/V] [/C] [/N] [/I] “string” [[drive:] [path] filename [ ]]

· /V : menampilkan seluruh baris yang tidak

terdapat string yang dicari

· /C : hanya menampilkan jumlah baris yang

mengandung string yang dicari

· /N : menampilkan nomor baris dengan

menampilkan baris tersebut

· /I : mengabaikan case (jenis huruf) pada

karakter ketika melakukan pencarian

· “string” : menentukan string yang akan dicari

Contoh, untuk mencari kata “DELETE” dari file SCANDISK.ini, dapat menggunakan perintah berikut ini: A:\>FIND /I “DELETE” SCANDISK.INI

A:\>FIND /I "DELETE" SCANDISK.INI

- SCANDISK.INI

; Delete Causes ScanDisk to delete the damaged directory entries

Bad_Entries = Delete ; Damaged and irrepairable directories or files

; Delete Causes ScanDisk to delete the contents of the lost clusters

LostClust = Delete ; Lost clusters

A:\>

Ngày đăng: 17/11/2019, 08:21